Thursday, 16 April 2009

Cerita Keldai Tua yang Ingin Menjadi Baghal

Dulu-dulu, si keldai tua yang menopause bising-bising kononnya budak-budak tingkat 4 sudah masuk ke dalam kandang kuda belang. Habis segala rumput –rampai dalam kandang yang terletak di putri tak berjaya dilanyak oleh budak-budak tingkat 4. Itu bebelan si keldai tua menopause.

Kemudian, apabila Jiban menjadi bentara menteri, si keldai tua menopause tersengih-sengih macam apek zaman Ngah Brahim yang dihulurkan candu. Jiban pula bagaikan patung Hanuman Kera Putih dalam cerita wayang kulit yang terpana dengan kebaghalan si keldai tua yang menopause. .

Nota tumit kaki : Selamat tinggal budak-budak tingkat 4, selamat datang si tua bangka!

No comments:

Post a Comment

BERHENTILAH SEKEJAP....

  Apabila kita berundur beberapa tapak, bukanlah maknanya kita sedang menerima kekalahan. Ibarat satu pertempuran yang sengit, kadang-kadang...