Tuesday, 4 April 2017

TUMPUL

Kau tahu kawan, tentang mengapa engkau selalu dipandang sepi?  Mampir ke sini, jika kau ingin apa jawapnya.

Sebabnya engkau sudah tidak dipedulikan lagi oleh orang-orang di sekelilingmu.  Kata-katamu tidak lagi membawa rasa hormat mereka.  Apabila engkau sendiri yang memilih untuk menjadi seekor kera tanpa kawanan, jauh sekali menjadi kera jantan alfa, maka engkau sebenarnya sedang dibuang.

Ya, seperti sekeping cermin jendela jernih.  Engkau hanya berada di sebalik sana, tapi engkau terhalang untuk masuk ke sini, hatta bayang-bayangmu sekalipun.

Engkau dapat kami lihat, tapi kami tidak lagi peduli akan engkau! 


KOPI YANG SECAWAN

  Kopi ini ku namakan; dirimu yang selalu ada. Tersimpan kemas di rak dapurku. Dua-tiga kali sehari aku jenguk dirimu, ku minum. Memberi ...